Tim 99 Ubsi Angkat Tema Corona Pelopor Revolusi Bisnis

Jika kita lihat pada hari ini, perusahaan-perusahaan yang listing di pasar modal, yang berperan di bidang pariwisata semuanya negatif. Sehingga kalau kita lihat, tidak hanya aspek finansial perusahaan yang terpukul karena pandemi covid-19, namun juga aspek riil dan elementary juga ikut terkena imbasnya. Sehingga wajar saja harga saham sempat jatuh atau bahkan sekarang harga saham efficiency nya tidak sebaik sebelum terjadinya pandemi.

Saya melihat bahwa permasalahan ekonomi Indonesia di dalam jangka pendek adalah lemahnya permintaan. Dalam kondisi permintaan yang lemah, penurunan bunga tak akan berdampak banyak untuk mendorong produksi, karena –seperti saya singgung di atas – untuk apa menambah investasi jika permintaan tak ada. Oleh karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendorong permintaan. Perhitungan sensitivitas yang dilakukan menunjukkan bahwa jika perekonomian China melambat sebesar 1 persem, maka perekonomian Indonesia akan menurun sebesar zero,1-0,three persen. Saya bisa membayangkan bahwa dampak sepanjang paruh pertama 2020 akan cukup signifikan.

Tak hanya pendapatan yang berkurang, mungkin tak sedikit juga dari Anda yang mengalami PHK akibat pengurangan pegawai pada perusahaan. Selama masa karantina di rumah ini, Anda juga bisa tetap produktif, lho. Ada banyak peluang bisnis baru atau pekerjaan sampingan yang dapat Anda lakukan untuk menghasilkan uang tambahan. Inilah saatnya untuk Anda berpikir kreatif dan coba membaca peluang bisnis yang bisa dilakukan dari rumah.

Bisnis mahasiswa saat corona

Tidak hanya itu, kondisi serupa juga terjadi dalam bidang privat musik. Hampir semua aktivitas privat musik di Kota Semarang terhenti akibat wabah Corona. Sangat dimungkinkan, selepas pandemi corona ini berakhir, masyarakat yang belum naik daya belinya berduyun-duyun beralih memilih bimbel online dibanding bimbel konvensional.

Rapat yang seharusnya bertemu secara tatap muka, berganti menjadi online dengan menggunakan berbagai platform videocall. Hari demi hari berlanjut, pergantian hari bagaikan menandakan bahwa akan adanya tugas-tugas lain yang menanti. Melihat realita yang tidak berbanding lurus dengan ekspektasi membuat mahasiswa meronta.